Posted by: islambertobat | November 26, 2009

Pandangan Islam mengenai Neraka


Oleh: M. Ali

“Dan tidak ada seorangpun dari padamu, melainkan mendatangi neraka itu” (Sura 19:71).1

Yusaf Ali dalam catatan kakinya no.2518 memberikan 3 pilihan penafsiran untuk ayat di atas yang masing-masingnya mengingkari kenyataan bahwa menurut Allah, semua orang akan masuk neraka. Kata  “mendatangi” (terjemahan lain menggunakan kata “menyeberangi”) telah membawa banyak teolog Islam menyimpulkan bahwa bisa jadi ada jembatan (Sirat) yang merentangi neraka.

Jembatan itu bisa jadi sangatlah panjang. Mungkin jutaan kilometer. Bagaimana dengan lebarnya? Yakinlah, hanya selebar benang. Tentunya disertai dengan rintangan-rintangan berapi. Pada hari itu kita akan melihat bagaimana anda akan berjalan menyusuri sehelai benang seperti sebuah sirat.

Sementara ayat 72 memberi petunjuk adanya operasi penyelamatan dari api neraka, sura-sura lainnya tidak memberi pengharapan apapun mengenai hal itu, seperti Sura 6:128,11:105-107, 14:16-17, 32:20, dan sebagainya.

Jadi seberapa pastinya penyelamatan Islam jika sang Pencipta alam semesta – Tuhan dalam Alkitab – mengatakan bahwa barangsiapa yang masuk neraka akan tinggal di sana selamanya?

Qur’an menyatakan bahwa neraka mempunyai 7 gerbang (Sura 15:44) yang dijagai 19 malaikat  (Sura 74:30-31). Neraka dalam Islam lebih berupa tempat yang mengerikan daripada tempat yang berhantu. Ini adalah tempat yang merepresentasikan perpanjangan dan penambahan semua jenis kengerian terburuk yang dapat dibayangkan dalam kehidupan ini. Oleh karena sensualitas menjadi karakter Islam, semua penghuni neraka dijanjikan sebuah hidangan mengerikan yang terus-menerus:

Mau Menuju Kehidupan Kekal?

  • Mereka akan makan hingga puas dari sebuah pohon yang disebut Zaqqum yang tumbuh dari dasar neraka (Sura 37:62-66).
  • Suatu sumber makanan pahit lainnya berasal dari tumbuhan  Dhari yang tidak menyehatkan dan juga tidak memuaskan (Sura 88:6-7).
  • Para penghuni neraka Islam tidak akan menderita kehausan. Akan ada air mendidih yang berkelimpahan dan minuman-minuman lain yang juga tidak menyenangkan (Sura 37:67).

Memberi makan para penghuni neraka tidak dapat dipandang sebagai tindakan belas-kasihan dari Allah. Hidangan itu dimaksudkan agar mereka mempunyai kekuatan untuk menahan kesengsaraan yang luar biasa yang akan mereka derita sebagai penghuni neraka, yaitu:

1 Sura 19:70-72 dikutip secara penuh di h. 97

  • langsung diseret ke dalam api yang menyala-nyala (Sura 37:68)
  • kulit mereka terpanggang dan dibaharui lagi (Sura 4:56)
  • dipaksa mencicipi cairan mendidih, cairan gelap, pekat dan sangat dingin (Sura 38:57)
  • disajikan cairan yang sangat dingin maupun mendidih (Sura 78:21-25)
  • dimaksudkan untuk menanggung serangan api, air mendidih, bayangan asap gelap (Sura 56:4-44)
  • diberati dengan rantai membara dan dipukuli dengan tongkat besi (Sura 14:49-50; 22:19-22)
  • dipakaikan pakaian dari api (Sura 22:19-22)
  • tidak mati dan juga tidak hidup (Sura 20:74; 87:13)
  • dimasukkan ke dalam api setiap kali mereka akan melarikan diri (Sura 32:20)

NERAKAPenderitaan mental melebihi penderitaan fisik. Tidak ada damai disini, hanyalah pertikaian yang tidak berkesudahan dan saling tuduh menuduh (Sura 40:47-50). Kelepasan dalam kematian tidak tersedia bagi orang yang terkutuk, bahkan jika ada penyesalan mendalam (Sura 60:25-29). Surat Qaf Menggambarkan sebuah percakapan yang mengusik pikiran kita antara neraka dan Allah. Allah bertanya, “Neraka, apakah kamu sudah penuh?” Jawaban yang datang, “Apakah masih ada lagi?” (Sura 50:30).

Kebencian Allah yang mendalam terhadap orang Yahudi dan Kristen muncul lagi di permukaan ketika para penghuni neraka dibagi ke dalam 7 kompartemen neraka. Alokasi-alokasi ini merupakan sesuatu yang menarik bagi orang Muslim karena kecenderungan mereka untuk menjahati para lawan mereka.

  • Jahannam (Gehenna) bagi para pendosa yang tidak bertobat sebelum   ajal adalah yang paling sering disebut  (sebanyak 77 kali dalam Qur’an).
  • Laza, tempat dimana orang Kristen akan merana (Sura 70:15).
  • Hutama, wilayah dimana orang Yahudi akan disiksa (Sura 104:5).
  • Sa’ir, kediaman roh-roh jahat
  • Jahim, tempat dimana penyembah berhala dibakar (Sura 40:7)
  • Saqar, ruangan yang disiapkan untuk penganut Zoroaster (Sura

74:27)

  • Hawiya, tempat kediaman orang-orang munafik (Sura 101:9).

PENYIKSAAN KEKALPenghukuman dalam neraka Islam berada dibawah pengawasan malaikat, namun ada pengecualian besar – paman dari Muhammad, Abu Lahab, yang adalah seorang musuh besar mendapatkan perlakuan khusus. Dalam lima ayat dalam Sura yang berjudul “Lahab” (Sura 111), Muhammad (maaf, maksud saya  Allah) membuat sebuah skenario yang penuh dendam: Abu Lahab harus dibakar terus-menerus. Istrinya yang buruk rupa (kali ini tidak ada bidadari) menyediakan kayu api agar api neraka dapat terus menyala. Qur’an gagal menciptakan sebuah kompartemen spesial bagi pria yang tidak beruntung ini. Tradisi Islam menggambarkan kengerian tambahan dalam neraka, kalau-kalau bayangan kengerian sebelumnya tidak terlalu mengerikan.

Sebuah hadith menggambarkan suatu absurditas ilmiah: bahwa Allah memerintahkan api neraka untuk menyala selama 1000 tahun sampai menjadi merah, kemudian 1000 tahun lagi sampai menjadi putih, dan kemudian 1000 tahun lagi sampai menjadi hitam, nampaknya itulah warnanya sekarang.

Ketika api mengeluh karena sudah mulai habis (apinya), Allah memberikannya 2 sifat – panas membara di musim panas, dan dingin membeku di musim salju. Tetapi Tuhan dalam Alkitab tidak mengajarkan neraka yang seperti itu. Ada banyak referensinya dalam Alkitab, namun saya hanya memberikan 2:

NERAKA JAHANAMMat. 13:49-50 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar,   lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi. “

Wah. 14:10-11 Maka ia akan minum dari anggur murka Tuhan, yang disediakan tanpa campuran dalam cawan murka-Nya; dan ia akan disiksa dengan api dan belerang di depan mata malaikat-malaikat kudus dan di depan mata Anak Domba.  Maka asap api yang menyiksa mereka itu naik ke atas sampai selama-lamanya, dan siang malam mereka tidak henti-hentinya disiksa, yaitu mereka yang menyembah binatang serta patungnya itu, dan barangsiapa yang telah menerima tanda namanya.”

About these ads

Responses

  1. kalau otak kita sehat tentu tempat yg harus di hindari adalah NERAKA,

    bagai mana caranya ? silahkan anda cari sendiri bagaimana caranya menjauhi NERAKA

    yg paling utama, Sembahlah Allah yang menciptakan kita dan seluruh isi alam semesta jangan menyembah selain dari padaNYA, DIA tidak beranak dan juga tidak diperanakan,

    your decide

  2. subhanallah.ya allah akbar..
    jauhkan hambamu dari siksa api neraka jahanam..
    allah akbar.
    alfatihah3x

  3. hai umat muslim kamu tidak minta pertanggungan jawab kepada muhamad dia minta didoakan supaya dia masuk sorga sedangkan kalian tidak tau pasti muhamad itu ada dimana dari itu muhamad tidak bisa menjamin kalian masuk sorga sedangkan muhamad sendiri tidak masuk sorga bagaimana dia bisa jamin umat muslim masuk sorga ;umat kristen dijamin masuk sorga yg benar jadi pelaku firman itu di jamin yesus

    • hai ahli neraka umat nashrani & yahudi.. pelajarilah agamamu yg benar sebelum komentar, biar gak terlalu kelihatan kepicikan dan kedunguan kalian

    • coba lo,,,umat nashrani yg penganut tuhan tiang jemuran(YESUS),,,!!! LO kl mau Comment Pkir2x dlu,,,,plajari dlu bahasa indonesia yg baik dan benar,,,,!!! kl AKU nyatakan aku,,kl kmu nyatakan Kamu,,,(kt gnti orng ke 3,,ke 2,,atau lbih dri 1) !!!!Paham ente,,,,!!!Tuhan kok ada 3,,,Tuhan Bapak(nyari duet tuk mkan),,Tuhan Ibu(bunda Maria)=(masak didpur),,,Yesus (lg nyangkut di tiang jemuran)

  4. maaf,, janganlah kita saling mencela,, karena keyakinan pada hal2 yg ghaib adalah hak individu2 ,, ber’amallah menurut keyakinan masing2 toh kita tidak di utus buat mencatat ‘amalan orang laen!!!

  5. @mariana van dijk : Coba kamu baca dulu kitab2 tuhan ( taurat,injil,zabur,talmud,Al-quran, dll) pelajarilah sebelum koment.., Kamu akan tau kalau api NERAKA itu nyala abadi berbahan bakar tubuh2 manusia dari golongan kamu. Astagfirullah..

  6. Shalom,
    Assalamu’aaikum arahmatullahi wabarakatuh…

    Firman ALLAH SWT”

    ~ “Dan sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia,
    > mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan..
    > mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan
    > mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah).
    > Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.(QS. 7:179)

    Surah Al A’raaf 179
    وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ (179)
    Kemudian Allah swt. dalam ayat ini menguraikan apa yang tidak terperinci pada ayat-ayat yang lampau tentang hal-hal yang menyebabkan terjerumusnya manusia ke dalam kesesatan.
    >> Allah menjelaskan banyak manusia menjadi isi neraka Jahanam seperti halnya mereka yang masuk surga SESUAI dengan AMALAN mereka masing-masing.

    Firman Allah:
    فَمِنْهُمْ شَقِيٌّ وَسَعِيدٌ
    Artinya:
    ~ “Maka di antara mereka ADA yang celaka dan ada yang berbahagia. (Q.S Hud: 105)

    Firman Allah lagi:
    فَرِيقٌ فِي الْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِي السَّعِيرِ
    Artinya:
    ~ “Segolongan masuk surga dan segolongan masuk neraka.
    (Q.S Asy Syura: 7)

    Hal-hal yang menyebabkan manusia itu diazab di neraka Jahanam ialah bahwa …
    > akal dan perasaan mereka TIDAK dipergunakan untuk memahami keESAan dan KEBESARAN ALLAH SWT.,. padahal kepercayaan pada ke-ESA-an Allah swt. itu MEMBERSIHKAN JIWA mereka dari segala macam -was-was dan dari sifat hina serta rendah diri-, sertai menanamkan pada diri mereka rasa percaya terhadap dirinya sendiri.

    Demikian pula mereka TIDAK menggunakan akal pikiran mereka untuk kehidupan rohani dan kebahagiaan abadi.

    Jiwa mereka terikat kepada kehidupan duniawi sebagaimana difirmankan Allah swt.:

    يَعْلَمُونَ ظَاهِرًا مِنَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ عَنِ الْآخِرَةِ هُمْ غَافِلُونَ
    Artinya:
    ~ “Mereka hanya mengetahui yang lahir (saja) dari kehidupan dunia, sedang tentang (kehidupan) akhirat adalah lalai. (Q.S Ar Rum: 7)

    @_@ Mereka tidak memahami bahwa TUJUAN mereka diperintahkan menjauhi kemaksiatan itu dan didorong berbuat kebajikan adalah untuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Mereka tidak memahami hukum-hukum masyarakat dan pengaruh kepercayaan agama Islam dalam mempersatukan umat.

    Mereka tidak memahami tanda-tanda keesaan Allah baik dalam diri pribadi manusia maupun yang ada di permukaan bumi. Mereka tidak memahami dan merenungkan wahyu Tuhan yang disampaikan kepada Rasul-Nya.

    Mereka mempunyai mata tetapi tidak dipergunakan untuk melihat bukti kebenaran dan keesaan Allah swt. Segala kejadian dalam sejarah manusia, segala peristiwa yang terjadi dalam kehidupan manusia setiap hari, yang dilihat dan yang didengar tidak menjadi bahan pemikiran dan renungan untuk dianalisa dan hal ini disimpulkan Allah swt. dalam firman-Nya:

    وَلَقَدْ مَكَّنَّاهُمْ فِيمَا إِنْ مَكَّنَّاكُمْ فِيهِ وَجَعَلْنَا لَهُمْ سَمْعًا وَأَبْصَارًا وَأَفْئِدَةً فَمَا أَغْنَى عَنْهُمْ سَمْعُهُمْ وَلَا أَبْصَارُهُمْ وَلَا أَفْئِدَتُهُمْ مِنْ شَيْءٍ إِذْ كَانُوا يَجْحَدُونَ بِآيَاتِ اللَّهِ وَحَاقَ بِهِمْ مَا كَانُوا بِهِ يَسْتَهْزِئُونَ
    Artinya:
    ~ “Dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu TIDAK berguna sedikit jua pun bagi mereka karena mereka SELALU mengINGKARi ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.” (Q.S Al Ahqaf: 26)

    PILIHAN:
    1. Kerjakanlah semua DOSA2… seberat AZAB SIKSA yang mampu kau tanggungkan kelak di Neraka…
    2. Lakukan segala AMAL Shalih dan kebajikan yang di ridhai-Nya, sebanyak NIKMAT yang ingin engkau dapatkan di Surga-Nya.

    HIDUP ini adalah PILIHAN-PILIHAN.., maka PILIHLAH yang dapat memberi Keselamatan di dunia serta kebahagiaan di Akhirat kelak..!

    Wassalam,

    Semoga Tuhan-nya Yesus mengampuni semua dosa2mu…

  7. Wah….mengerikan sekali ya neraka itu???….neraka dan surga adalah hal gaib….kitab suci menggambarkan hal demikian tentunya mempunyai maksud ( agar kita menyembah tuhan/alloh/jesus ). Tapi coba kita pikir kan, benar tidak yg digambarkan oleh kitab suci tsb?…Contohnya. Alloh itu gaib tidak bisa digambarkan……! Bagaimana dengan roh yg mendiami seluruh mahluk hidup?( ternyata roh pun gaib ). Agama langit tidak bisa menjelaskan bagaimana roh itu?…neraka dan surga adalah dimensi masa depan dari tujuan hidup mahluk hidup. Kehidupan sekarang menentukan dimensi ke depan(surga/neraka). Yg menjadi pertanyaan adalah….kalau ada dimensi depan dari kehidupan sekarang tentunya adapula dimensi masa lalu dari kehidupan sekarang???? Apakah kitab suci agama langit menjelaskan hal itu?. Ternyata tidak?…agama langit bersifat linier…..tidak mengenal permulaan tetapi mengetahui akhir. Padahal kehidupan bersifat lingkaran….tidak berawal tidak pula berakhir. Sama seperti sang pencipta….Dia tidak berawal dan tidak berakhir,…Dia adalah penyebab yg utama….Dia adalah awal dari segala yg awal begitu pula Dia adalah akhir dari yg berakhir. Surga dan neraka bukanlah akhir dr dimensi masa sekarang….ketika kiamat datang,….apa yg di musnahkan oleh alloh? Apakah semua dimusnahkan? Jika alam materi saja yg dimusnahkan, bagaimana dgn alam inmateri ( Roh ). Apakah alam surga dan neraka itu bersifat materi? Atau kah bersifat inmateri? Kalau bersifat materi, tentunya musnah pada saat kiamat. Tetapi kalau surga dan neraka itu bersifat inmateri (roh) tentunya tidak bisa digambarkan…..intinya…..kepercayaan akan kitab suci tentunya multlak tetapi hal2 yg bersifat gaib belajarlah melalui jalan pikiran?.

    • Hellooo,,,,!!!!!
      aduh coba pkir dlu apa dri kta2x dibwah ini :
      alam =….?
      materi = ,,,,??
      inmateri =……??
      roh =,,,,,,,???
      gaib =,,,,,???
      kudus = ,,,,???
      apakah lo sdah pljari Al-Quran,,,!!!
      Agama langit bersifat linier,,,,tidak mengetahui permulaan tetapi mengetahui akhir,,,,aq ada contoh tuk lo,,,,gimna cara buat roti Bolu,,,!!!!setlah siap buat roti bolu,,,lo rasain buatan roti lo,,,!!!trus lo tnya sama anak yg umur yg gk ngerti cra buat roti bolu,,,sama gk rasa ya sama buatan roti bolu lo sma anak kecil tersbut,,,!!!sooo pasti berbedakn krna lo sudah tau permulaan cara buat kue Bolu,,,!!!jdiiiiiii,,,,,,orng apakh yg disebut tau akhir gk tau permulaan,,,!!!
      jgn Yesus aja lh yg bsa jdi Tuhan,,,L0nt32x di seluruh muka bumi ngelahirin seorang anak bisa Tanpa ayah,,jdi YESUS anak Hram doank,,,,jgn2x ibu ya yesus L0nt3 klas elitt doankk,,,,wah,,,,brpa perjam ya tuh,,,,mau lh,,!!!!
      jgn Yesus aja lh yg bsa ngidupi org mati,,,Nabi kmi pun ada yg gk klah hebat ya dri tuhan Lo(YESUS),,bsa bngkit kn manusia dri Tulang (kerangka mnusia),,,!!!!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 210 other followers

%d bloggers like this: