SERI MEWASPADAI NEO ARIANISME
TANGGAPAN ATAS BUKU KARYA FRANS DONALD,
“ALLAH: DALAM ALKITAB & AL QUR’AN, SESEMBAHAN YANG SAMA ATAU BERBEDA?”
TANGGAPAN TERHADAP BAB IV
Pada halaman 30-31 dikatakan:
Di dalam Al Qur’an juga dijelaskan bahwa Allah yang menurunkan Al Qur’an pada Muhamad s.a.w. tersebut adalah sesembahan Ibrahim [Abraham], Ismail, Ishak, Yakub [Israel], anak cucunya, Musa, Isa [Yesus] dan para nabi. Mari kita baca ayat tersebut:
Katakanlah [Muhamad] kami beriman kepada Allah dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan yang diturunkan kepada Ibrahim [Abraham], Ismail, Ishak dan Yakub [Israel], dan anak cucunya, dan apa yang diberikan kepada Musa, Isa [Yesus] dan para nabi dari Tuhan mereka. Kami tidak membeda-bedakan seorangpun di antara mereka dan hanya kepada-Nya kami berserah diri. [Al Imran QS 3:84]
Sementara itu, di dalam Alkitab, Allah yang telah menurunkan Kitab Injil-yang berasal dari kata Yunani euanggelion, artinya ‘kabar baik’ atau ‘kabar gembira’ – adalah Allah yang juga diberitakan oleh rasul-rasul Kristus, yaitu: “Allah Abraham [Ibrahim], Ishak, dan Yakub [Israel], Allah nenek moyang kita”. [Kisah Para Rasul 3:13].
Dari pemahamannya Al Qur’an dan Al Kitab di atas dapat kita pahami dengan jelas bahwa sebenarnya Allah umat Islam adalah sama dengan Allah umat Kristen, yaitu: Allah Ibrahim [Abraham], Ismail, Ishak dan Yakub[Israel].
EVALUASI TEOLOGIS:
Menarik kesimpulan bahwa Tuhan yang disembah Yudaisme dan Kristen dengan Islam adalah sama, dengan mendasarkan pada pernyataan Al Qur’an, merupakan tindakan gegabah dan tergesa-gesa. Seharusnya Sdr. Frans Donald meneliti lebih komprehensif studi teks antara Qur’an dan TaNaKh serta Brit Khadasha, sehingga kesimpulan mengenai kesamaan nama dan konsep Tuhan diantara ketiga agama tersebut dapat lebih dipertanggungjawabkan.
Menarik kesimpulan bahwa Tuhan yang disembah Yudaisme dan Kristen dengan Islam adalah sama, dengan mendasarkan pemakaian dan penggunaan nama Allah, tidak memiliki landasan teologis yang kokoh.
Jika benar bahwa Tuhan Islam dan Kristen sama, mengapa Qur’an menolak kematian dan penyaliban Isa dan mengatakan bahwa orang lain yang diserupakan [Qs 4:157-158]? Mengapa Qur’an menolak eksistensi Ketu[h]anan Isa [Qs 5:116]? Mengapa Qur’an menolak keesaan Bapa, Putra dan Roh Kudus sebagai hakikat Elohim Yang Esa [Qs 5:72]? Mengapa Qur’an mengklaim bahwa misal penciptaan Isa hanya seperti Adam [Qs 4:59]?
Kita tidak menolak bahwa ada banyak unsur kesamaan antara Qur’an dan TaNaKh dan Brit Khadasha. Namun juga ada banyak ketidaksamaan yang sangat prinsipil dan doktrinal antara Qur’an dan TaNaKh dan Brit Khadasha. Fakta-fakta ketidaksamaan secara prinsipil dan doktrinal inilah yang tidak tersentuh oleh Frans Donald.
Kekurang mengertian bahasa Ibrani dan Yunani, menambah kekeliruan penyimpulan Sdr. Frans Donald mengenai konsep Ketuhanan antara Islam dan Kristen. Jika kita telaah bunyi teks Ibrani Kitab Keluaran [Sefer Shemot] 3:1-22 dan Qur’an At Taha [Qs 20:9-98] akan SANGAT BERTOLAK BELAKANG, sekalipun mengisahkan oknum yang sama, yaitu pertemuan antara Moshe dengan Tuhan Semesta Alam dan penyingkapan tabir nama-Nya.
Yang menarik, jika pernyataan nama Tuhan Semesta Alam dalam Kitab Keluaran 3:15 dinyatakan sbb: “Anokhi Yahweh, Elohey avotekem, Elohey Avraham we Elohey Yitskhaq we Elohey Ya’aqov, shelakhmi aleikem. Ze shemi le olam we ze zikri le dor-dor” [Akulah Yahweh, Eloahnya nenek moyangmu, Eloahnya Avraham, Eloahnya Yitskhaq dan Eloahnya Ya’aqov, telah mengutus aku kepadamu. Inilah nama-Ku untuk selama-lamanya dan inilah pengingat-Ku turun temurun]. Maka Qur’an 20:14 justru mengatakan: “Innani anallahu la ilaha illa ana fa budni wa aqimis salata li zikri” [Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan {yang haq} selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku”].
Bagaimana mungkin jika sumber pewahyuan TaNaKh dan Qur’an sama, yang satu memperkenalkan dirinya sebagai YAHWEH [
] sementara yang satu memperkenalkan dirinya dengan nama Allah? 
Yang disembah oleh para Nabi sejak Adam sampai Isa dan Muhammad adalah sama yaitu Allah, dengan catatan Zat yang dimaksud dalam pengertian yang sama secara aslinya bukan dalam pengertian yang telah berubah Zat Tuhan disamakan dengan manusia ataupun oknum lain, Zat yang dimaksud sesuai dengan yang dijelaskan dalam kitab Qur’an Suci pada Surat Al Ikhlas pada ayat 1 s/d 4.
By: azar on August 23, 2010
at 5:33 am
SATUJU KANG…!!!!
By: irfansyahyana on August 31, 2010
at 7:37 am
Allah swt TIDAK SAMA DENGAN Elohim (YHWH), karena :
a. Allah swt menyuruh BUNUHLAH, PERANGILAH kafirun (Al Baqaarah 2:191 / Al-Anfal 8:39 / At-Taubah 9:5 / Al Furgon 25:52. / Al-Anfaat 8:12.), sedangkan Elohim melarang membunuh ! (10 Perintah Allah : Ulangan 5:17)
b. Allah swt menghalalkan zinah (Al-Mu’minuun 23:6), boleh menzinahi budak2 mereka, sedangkan Elohim melarang berzinah (Ulangan 5:18)
c. Allah swt menghalalkan Muhammad untuk menjarah (merampok)k sedangkan Elohim melarang mencuri (Ulangan 5:19)
Masih banyak lagi perbedaan2 antara Allah swt dengan Elohim, maka berdasarkan bukti diatas, maka kesimpulannya adalah : Allah swt tidak sama dengan Elohim (YHWH) Tuhannya Abraham, Ishak dan Yakub.
By: Aisha on February 27, 2012
at 10:24 pm
ok…Yesus adalh Tuhan….
By: limron on January 31, 2011
at 3:50 pm
katakan’TUHAN ITU SATU’
By: aziz on February 26, 2011
at 10:39 am
SATU TUHAN YAITU ALLAH
By: aziz on February 26, 2011
at 10:40 am
Allah kriten dan allah islam (awloh) jelas beda, lihat saja karakter masing2 allah.
1.Awloh , angkuh minta disembah sembah…(sembahlah aku……)
2.Bersumpah demi benda2 lain, binatang dsb,Allah kristen bersumpah atas dirinya sendiri krn diatas Nya tdk ada lg yang lebih tinggi.
3.Awloh Selalu memuji muji dirinya sendiri. harusnya manusia memuji muji Allah
4.Berfirman kpd manusia memakai kata ganti Kami (awloh,iblis,muhammad)
5.selalu membela kelakuan bejat nabinya
6.menempatkan nama nabinya sejajar dengan dirinya.
7.awloh bergantung hanya pada congornya si mamad.
By: eddyharry on March 4, 2011
at 9:59 am
Anda benar sekali Ed, coba saja Para Muslim baca buku ini SIAPAKAH ALLAH INI
By: islambertobat on March 4, 2011
at 10:03 am
“1.Awloh , angkuh minta disembah sembah…(sembahlah aku……)”
buktinya mana gan, Allah gag butuh kita(manusia) tapi kita butuh Allah, lagian ni anak ababil bgt nulis Allah pake d plesetin awloh. baru lulus SD ia….
“2.Bersumpah demi benda2 lain, binatang dsb,Allah kristen bersumpah atas dirinya sendiri krn diatas Nya tdk ada lg yang lebih tinggi.”
mana buktinya gan,,
“3.Awloh Selalu memuji muji dirinya sendiri. harusnya manusia memuji muji Allah”
mana buktinyaaaaa….. kalopun Allah memuji dirinya sndiri ia blh lah.. kan cuma Dia yg maha kuasa dan maha esa… dan kehidupan kita smw hanya Dia yg memberi petunjuk utk jalan yg lbh baik…
“4.Berfirman kpd manusia memakai kata ganti Kami (awloh,iblis,muhammad)”
dalam islam kata ganti Kami, diartikan sebagai Allah yg satu namun bisa menjadi banyak namun tetap satu…. kyk naruto gtu deh…
“5.selalu membela kelakuan bejat nabinya”
mana buktinyaaaa… seorang nabi tidak pernah berkelakuan bejat….
“6.menempatkan nama nabinya sejajar dengan dirinya.”
ia gag lah gan…. orang nabi Muhammad dan Isa juga mengakui kalo mereka ciptaan Allah, dan mengajak umatnya untuk menyembah Allah SWT….
“7.awloh bergantung hanya pada congornya si mamad”
kalo maksudnya si mamad itu adalah nabi Muhammad…lalu apa bedanya dengan nabi Isa… Allah mengutus para nabi untuk menyebarkan agama yg sesungguhnya(benar), yaitu agama yg hanya menyembah satu2nya tuhan yaitu Allah SWT, bukan yg lain, karena tiada Tuhan selain Allah…
By: anonim on February 24, 2012
at 8:28 am
sebenarnya masalah ketuhanan merupakan masalah yang sensitif untuk dibahas. anda sekalian pasti tau sendiri alasannya…
sebenarnya air dan minyak tidak akan pernah bersatu. Namun kalian bisa menilai sendiri dari komentar di atas secara pribadi ‘penganut agama manakah yang lebih mengedepankan emosi dibanding otaknya?
penganut agama manakah yang menginginkan perselisihan?
kita ini semua sama, kita percaya pada tuhan kita.
mengapa kita tidak menjalankan apa yang tuhan kita perintahkan? dan akan kita buktikan siapa yang lebih benar di hari setelah kehirupan…’
islam sudah jelas mengatakan ‘agama mu = agama mu. agama ku = agama ku.’ dengan perkataan seperti itu, tidak akan terjadi gesekan sosial bukan?
agama adalah urusan kita kepada tuhan kita masing-masing. Mengapa kita membandingkan agama yang satu dengan yang lain? Karena keyakina seseorang tidak dapat dipaksakan.
By: neil on March 26, 2011
at 3:24 am
Benar saudara Neil. Tapi manusia harus mencari kebenaran yang sejati. Persoalan tentang TUHAN bukanlah persoalan yang sensitif tetapi persoalan yang harus dibuka selebar-lebarnya agar kita menemukan pemahaman tentang Tuhan yang benar dan bahkan dapat mengenal siapakah Dia dan percaya kepada-Nya.
Kita sedang menutup otak kita justru ketika kita tidak mau berpikir tentang TUHAN dan berhenti untuk mencari kebenaran.
Sedangkan yang mendorong banyak orang (Terkhusus orang Kristen) dalam menawarkan kebenaran adalah kasih semata-mata. Seperti saya tidak akan mendorong saudara saya untuk mengasuransikan dirinya kepada perusahaan Asuransi Palsu tetapi kepada perusahaan Asuransi yang benar dan kredibel.
Memang berbagai kepercayaan yang ada bak minyak dan air yang tidak dapat dipersatukan. tapi kita bukan minyak dan air, melainkan manusia dari satu Pencipta, yang memiliki akal dan rasio untuk membedakan mana yang benar dan mana yang salah.
Kita tidak akan pernah tahu kalau bumi itu bulat tanpa manusia mencari kebenarannya dan menunjukkan bukti-buktinya. Dan Kebenaran yang ditemukan ini sangat penting untuk menunjang berbagai bidang ilmu pengetahuan lainnya.
Pencarian kebenaran tentang TUHAN dan karya penyelamatan-Nya jauh lebih penting dari itu karena hal ini merupakan kebutuhan pokok bagi umat manusia yang menyangkut keselamatan jiwa dan kehidupannya setelah ini (masa kekal).
Pencarian yang salah mengakibatkan kematian dan hukuman selamanya. tetapi bagi orang yang telah menemukan jalan keselamtan yang benar akan beroleh hidup yang kekal.
Dan hal terakhir yang menurut saya sangat penting: Saya pribadi sebagai seorang kristiani, menawarkan kepada saudara untuk menyelidiki siapakah Yesus itu. Sebab bagi saya Dialah satu-satunya jalan menuju keselamatan, siapa saja yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan dapat hidup kekal.
Terima kasih. Tuhan memberkati Niel and fam.
By: Lanang Santoso on February 21, 2012
at 5:40 am
jadi apakah anda sudah melakukan pencarian Tuhan yg sesungguhnya??
By: anonim on February 24, 2012
at 8:46 am
Allah berhak untuk menyombongkan diri karena dia adalah tuhan maha segalanya, jika perbedaanya hanya karna itu sungguh kasihan karena allah lah yang memiliki kita bukan kita yang memiliki allah, dan sungguh aneh dan konyol hanya untuk orang yang tidak berpikir mengapa tuhan menjadi yesus dan bersedia dibunuh untuk menebus dosa manusia, hanya di yaumil mizan atau di padang mahsyar lah manusia diadili bersama makhluk lain, jika anda ingin mengenal Allah cobalah shalat Tahajud diringi dengan dzikir, disitulah anda akan mengenal ke tenangan yang hakiki, cobalah
By: kekem on May 9, 2011
at 2:45 pm
Mengapa Tuhan Yesus rela menjadi manusia dan bersedia mati untuk menebus dosa manusia? krn Dia a/ Allah yg mahakasih, lemah lembut baik hati dan tidak sombong. Dia tidak rela manusia yang diciptakanNya itu binasa, oleh krn itu Dia (Tuhan Yesus ) merelakan diriNya turun dari tahtaNya yang mahatinggi dan rela menjadi manusia, dibunuh, mati untuk menebus dosa manusia dan bangkit pada hari yang ke-3. Terangkat ke Sorga dan duduk disebelah kanan Allah Bapa. Amin.. Gbu.
By: Oke on July 12, 2011
at 9:56 am
Menggelikan!!!!! apa perlu-nya aUL0H sWt ( لله ) bersumpah demi benda-benda ciptaan-nya sendiri untuk dapat lebih dipercaya firman-nYA???
1. Demi Bintang QS 81:15
2. Demi Malaikat QS 37:1
3. Demi Gunung Sinai 52:1
4. Demi Mekah ,Muhammad , ada, 90:1-3
5. Demi Matahari dan sinarnya QS 91:1
6. Demi Masa / Waktu QS 103:1
7. Demi Angin QS 51:1
8. Demi Bintang ketika terbenam QS 53:1
9. Demi hari kiamat QS 75:1
Yang LEBIH HEBAT-NYA aul0h ( لله ) BERSUMPAH DEMI TUHAN QS 70:40
QS Al-Ma’aarij 70:40
Maka aku bersumpah dengan TUHAN Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
——————
itulah kehebatan allah sesembahannya muslim, sngat berbeda dgn Allah kami Kristen yg bersumpah pd diriNYA sndiri
Kejadian 22:16 kata-Nya: “Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri–demikianlah firman TUHAN–:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
Dan ada lagi….
Ibrani 6:13 Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,
By: lovante on July 20, 2011
at 1:39 pm
loh sampeyan kagak pernah baca kitab sampeyan sendiri toh? sumpah atas nama diri sendiri itu kata alkitab sumpah palsu loh, makanye di pengadilan kagak pernah orang disumpah atas nama dirinya sendiri
By: jack on July 22, 2011
at 9:24 am
@jack, baca tuh ayat yang telah dicantumkan oleh @lovante :
Ibrani 6:13 Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya,
Hanya Tuhan yang dapat bersumpah pada dirinya, KARENA TIDAK ADA YANG LEBIH TINGGI DARI DIA !
Jangan disamain dengan manusia, neng !
By: aishamuhammad on March 27, 2012
at 2:29 am
Yahya 5:31
“Jikalau Aku menyaksikan dari hal diriKu, maka kesaksianKu itu tiada benar.”
By: jack on July 22, 2011
at 9:26 am
Maaf saudara Jack, anda salah mengutip ayat, Yesus tidak sedang bersumpah, tapi menjelaskan tentang kesaksian yang ia beritakan, bahwa Allah Bapa mengutus-Nya untuk melakukan pekerjaan penyelamatan bagi manusia (Yahya 5:36). Lagi pula ‘sumpah’ dan ‘saksi’ memiliki pengertian yang berbeda, bukan? Kita dapat mengatakan “saya bersaksi tentang .. ” tapi tidak bisa berkata “saya bersumpah tentang…” (seharusnya: “saya bersumpah demi…”). Dan mengapa Allah Bapa mengutus Anak-Nya, ini jawabannya:
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yoh. 3:16). Tuhan Yesus memberkati sdr. Jack.
By: Lanang Santoso on February 21, 2012
at 5:01 am
sudah2… Allah Islam atau Kristen itu tidak penting untuk diperdebatkan,,, mendingan jadi Hindu atau Buda aja sana. ga pernah ada perselisihan…
Asslamiaalaikum
Syalom
By: AnakAllah(HambaAllah) on September 19, 2011
at 1:37 pm
Apakah Saudara akan menutup mata dan berjalan terus bila Anda tahu di depan Anda terdapat jurang yang dalam dan berbatu. Bila TIDAK, berpkirlah dan temukan dimanakah JALAN YANG BENAR itu. Atau saudara akan tiba di dasar jurang dan mengalami kerugian yang tidak terbayarkan.
Tuhan Memberkati Anak Allah.
By: Lanang Santoso on February 21, 2012
at 5:49 am
HAHAHAH biSA AJA lu mempermainkan Tuhan , tuhan tuh satu masa ada ibu,bapak,dan anak nya hahaha pikirtuh pake otak ONE GOD 1 YEAH ITU ADALAH SANG ILAHI ALLAH SWT. no allah kristen
assalamualaikum bagi saudara2 ku ( islam ) muslim dan muslimah
By: ahmad thorik on October 15, 2011
at 4:36 am
Kitab sendiri acak adul aja pada belagu… dasar dombaO’on.. surat paulus lah dijadiin kitab suci.. Yesus hanya menyuruh meyembah Allah .. kalian ikutin paulus nyembah yesus… Parahhhh
By: Hamba Allah on January 6, 2012
at 10:50 am
Alam semesta ini diciptakan oleh satu TUHAN. Baik Kristen maupun Islam mempercayai satu TUHAN, Tuhan Yang Esa, Kekal dan Maha Kuasa. Tetapi ‘gambaran’ yang kita berikan tentang TUHAN-lah yang BERBEDA. Seperti beberapa pelukis yang melukis suatu objek manusia yang sama, walaupun yang mereka lihat tidak ada bedanya (karena satu objek) tetapi hasil lukisan mereka berbeda-beda. Lalu Tuhan menurut ‘gambaran’ siapakah yang benar? Disini yang terpenting bukan ‘orang yang menggambarnya’ melainkan ‘Objeknya’ atau Tuhan sendiri, sebab Ia berpribadi. Tuhan ‘menggambar’ diri-Nya sendiri dan memberikan gambaran itu kepada manusia (menyingkapkan). Gambaran-Nya dapat kita lihat melalui alam semesta. Mazmur 19:2 “Langit menceritakan kemuliaan Allah, dan cakrawala memberitakan pekerjaan tangan-Nya;” berarti Tuhan itu Maha Kuasa dan Pencipta segala yang ada. Juga dapat kita lihat dalam Alkitab, Yesus berkata: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa kalau tidak melalui Aku” (Yohanes 14:6) Yesus menyatakan diri-Nya sendiri agar manusia menemukan jalan, kebenaran dan hidup. Yesus juga menjadi manusia agar semua orang dapat mengenal Dia dan melihat kasih TUHAN Yang Esa melalui diri-Nya. Perkataan Rasul Paulus “melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia. (Filipi 2:7).
Gambaran-Nya dapat kita temukan melalui alam semesta ini dan melalui fiman-Nya yang tertulis yaitu Alkitab.
By: Lanang Santoso on February 21, 2012
at 6:32 am
“Yesus juga menjadi manusia agar semua orang dapat mengenal Dia dan melihat kasih TUHAN Yang Esa melalui diri-Nya. ”
brarti yesus bukan Tuhan kan mas…
By: anonim on February 24, 2012
at 8:06 am
Benar, Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia (sama dengan pernyataan saudara Anonim). Dalam keberadaan-Nya sebagai manusia Dia sekaligus Tuhan. Manusia akan mati dan tidak akan bangkit dari dirinya sendiri, tetapi Yesus mati dan bangkit oleh karena Dia Tuhan yang berkuasa atas segalanya, bahkan atas maut sekalipun.
Kasih Yesus sama dengan Kasih TUHAN, sehingga manusia dapat mengenal kasih TUHAN melalui Yesus. Penolakan terhadap kasih Yesus-dalam pemahaman Kristiani-sama dengan menolak anugerah dan kasih dari Tuhan.
Berita baiknya, penawaran akan kasih Kristus masih tetap ada dan berlaku sampai Dia datang pada kali yang kedua.
Demikian Saudara. Saya sangat senang membaca tanggapan saudara, lebih-lebih bila tidak ada kalimat retoris setelah itu. Terima kasih. God bless..
By: Lanang Santoso on February 24, 2012
at 8:56 am
komentar saya:
“Yesus adalah Tuhan yang menjadi manusia (sama dengan pernyataan saudara Anonim). Dalam keberadaan-Nya sebagai manusia Dia sekaligus Tuhan.”
dalam statement ini, brarti anda mengakui kan bahwa yesus itu manusia,,, namun yg jadi pertanyaan besar adalah mengapa anda dan umat kristiani menganggap bhwa mnusia itu(yesus) adalah tuhan?????????… pdhal yg menciptakan yesus sendiri tidak lain dan tidak bukan adalah Allah SWT… memang Dia bukan manusia byasa,, bagi umat islam Beliau adalah seorang nabi yang diutus oleh Allah untuk menyebarkan suatu paham , yaitu paham tiada Tuhan selain Allah yang patut d sembah… sama halnya dengan para Nabi yang lain… kalaupun keberadaan yesus sebagai Tuhan apakah Beliau bisa melakukan semua hal yg bisa dilakukan oleh Allah SWT??kalaupun keberadaan yesus sebagai Tuhan mengapa yesus mengajarkan umatnya untuk menyembah Tuhan yg sesungguhnya yaitu Allah SWT (dalam umat kristiani biasa dsebut Bapa) dan bukan menyembah dirinya sendiri??…
“Manusia akan mati dan tidak akan bangkit dari dirinya sendiri, tetapi Yesus mati dan bangkit”
dalam statement ini, anda menyatakan bahwa yesus mati namun bisa bangkit lagi… anda menganggap Tuhan itu yesus lalu bagaimana ceritanya Tuhan bisa mati??Tuhan yg sesungguhnya tak akan pernah mati, gag akan pernah tidur, gag akan prnah luput pandangannya kepada semua hambanya.. karena Dia memang Esa.. kalau yesus bisa mati,, apakah bisa disebut Esa??secara logis tidak….manusia memang akan mati termasuk saya,
tapi di hari akhir(kiamat) semua akan dibangkitkan dari kubur…
“oleh karena Dia Tuhan yang berkuasa atas segalanya, bahkan atas maut sekalipun.”
dalam statement(lanjutan dari statement diatas) ini anda menyatakan bahwa yesus adalah Tuhan yg berkuasa atas segalanya, bahkan atas maut sekalipun… jadi bisakah Yesus mencabut nyawa orang??? yesus memang bisa menghidupkan orang, karena itu memang mukjizat beliau. dan smw Nabi memiliki mukjizat masing2.. dan semua mukjizat itu bisa terjadi karena izin Allah SWT…kalaupun dia berkuasa atas segalanya apakah beliau juga berkuasa atas terciptanya manusia dan alam semesta ini???????
“Kasih Yesus sama dengan Kasih TUHAN, sehingga manusia dapat mengenal kasih TUHAN melalui Yesus. Penolakan terhadap kasih Yesus-dalam pemahaman Kristiani-sama dengan menolak anugerah dan kasih dari Tuhan”
memang benar kasih seorang nabi juga merupakan kasih Allah,, tapi tetap saja kasih dari Allah itu lebih bnyak jika kita berpikir secara detail tentang kehidupan sehari2… cth: siapa yang memberi kita udara untuk bisa d hrup sehari2??siapa yg memberi kita sehat agar bisa beraktifitas sehari2??tentu saja Allah,, dan bukan yesus, karena yesus juga manusia namun lebih istimewa, krena beliau seorang Nabi..
“Berita baiknya, penawaran akan kasih Kristus masih tetap ada dan berlaku sampai Dia datang pada kali yang kedua.”
dalam statement ini pertanyaan saya adalah, mengapa kasih harus ditawarkan jikalau anda menganggap yesus adalah Tuhan??bukannya kasih harusnya diberikan kepada semuanya.meskipun kepada yang jahat sekalipun padanya…
memang apa yg terjadi jika yesus datang pada kali yg kedua??
” kalimat retoris”
saya tidak tahu definisi kalimat retoris itu..bisa anda sampaikan dengan jelas kawan??
demikian reply dari saya, semoga anda bisa menjelaskan dengan benar…terima kasih….
By: anonim on February 26, 2012
at 1:18 am
@Sdr. Anonim
1. Saya mengakui bahwa Yesus adalah manusia (pada saat melakukan karya penebusan dosa di dunia),dan tentu sekaligus Tuhan. Alasannya: Bila Tuhan adalah Yang Maha Kuasa, mengapa Ia tidak dapat menjadi manusia sehingga Ia dapat dikenali. Dalam hal ini saya percaya bahwa Yesus adalah Tuhan Yang Maha Kuasa sehingga Ia dapat menjadi manusia.
2. Karena Yesus adalah Tuhan, yaitu Allah itu sendiri tentu Ia dapat melakukan segalanya.
3. Bapa dan Yesus adalah satu dalam hakikat Tuhan, menyembah Bapa sama dengan menyembah Yesus.
4. Yesus turut dalam penciptaan manusia dan alam semesta. Sebab Ia sendiri adalah Tuhan, bersama-sama dengan Bapa dan Roh Kudus. (Dalam Kitab Kristiani/Alkitab semuanya tercatat di Kitab Kejadian 1; Dengan ayat penegasan dalam Injil Yohanes 1:1-3 – Yesus adalah Firman Allah yang menjadi manusia)
5. Bila Tuhan itu tidak terbatas dalam pikiran, kuasa, dan tindakan-Nya dan jauh melampui segala akal dan kecerdesan kita. Mengapa saya tidak dapat percaya bahwa Yesus yang menjadi manusia dapat megalami kematian dalam arti yang sesungguhnya dan secara ajaib bangkit pada hari yang ketiga? Dalam keadaan-Nya sebagai Tuhan, Dia tetap hidup dan berdaulat atas dunia dan segala isinya.
Lebih-lebih pesan kematian-Nya itu adalah Untuk Membuka Jalan Keselamatan bagi Siapa Saja yang percaya akan pengorbanan-Nya. Upah Dosa adalah maut, dan tidak ada manusia yang benar di muka bumi sehingga Yesus yang menanggung maut, menebus manusia melalui kematian-Nya.
6. Kasih memang diberikan kepada semua manusia dalam bentuk kesempatan untuk hidup secara jasmani (udara, sinar matahari, makan, minum, gembira, perahatian dari orang lain, dll.), namun kasih yang menyangkut hal kekal dan vital yaitu keselamatan (menurut konsep Kristiani) harus diterima melalui iman kepada Tuhan Yesus. Sehingga
siapa saja menerima tawaran anugerah keselamatan akan beroleh hidup yang kekal.
7. Kita akan melihat Dia (Tuhan Yesus) muka dengan muka.
8. kalimat retoris adalah kalimat yang tidak memerlukan tanggapan, biasanya retoris dikaitkan dengan kalimat tanya: sehingga disebut “pertanyaan retoris”. Misal: “Apakah saya dan kamu bernafas?” “Apakah kita memerlukan udara?” pada esensinya kalimat di atas tidak memerlukan jawaban, karena sudah merupakan kebenaran umum yang sudah diketahui semua orang.
Terimakasih. Tuhan Yesus memberkati…
By: Lanang Santoso on February 26, 2012
at 12:10 pm
anda belum menjawab pertanyaan saya yg ini :
“jadi bisakah yesus mencabut nyawa orang???”
statement no.1
kalau menurut anda yesus adalah tuhan yg maha kuasa, knp harus repot2 untuk menjadi manusia dan menyebarkan agamanya… knp dia tidak menciptakan seorang manusia yg bisa menggantikan dirinya dalam hal menyebarkan ajaran agama yg benar??dan dia atur sendiri semau dia seperti apa kelakuan manusia tersebut d bumi…saya rasa itu hal yg mudah kalau dia memang benar Tuhan…jadi seperti manusia yg nyiptain robot, apakah robot tersebut mw dibuat super baik or super jahat….
statement no.2
kembali lagi ke pertanyaan saya d atas yg blum anda jawab.
statement no.4
“Yohanes 1:1-3 – Yesus adalah Firman Allah yang menjadi manusia” saya rasa ayat ini hanya menjelaskan bahwa yesus adalah Allah yg menjadi manusia… tidak ada hubungannya dengan yesus yg menciptakan manusia dan alamsemesta…kalau dia bisa menciptakan manusia dan alamsemesta kenapa tidak diajarkan saja kepada umatnya….toh tuhan ga pelit ilmu kan.krn dia sumber ilmu……
statement no.5
“bagi Siapa Saja yang percaya akan pengorbanan-Nya” so, kenapa ada tuhan yg mau berkorban untuk hambanya,,bukannya kita sebagai hamba Tuhan harusnya berkorban demi Tuhan kita masing2, dan bukan sebaliknya..
kalau jawabannya untuk menebus dosa dan membuka jalan keselamatan,, maka secara logis siapa saja orang2 akan senang berbuat dosa karena sudah ditebus dosanya…logis kan??
“tidak ada manusia yang benar di muka bumi” tentu saja ada yaitu para Nabi pada jaman dahulu kala….
statement no.6
” Sehingga siapa saja menerima tawaran anugerah keselamatan”
lalu kenapa hal ini harus ditawarkan,, jikalau memang benar yesus itu Tuhan,, kenapa dia tidak memilih siapa saja orang yg bisa mendapatkan keselamatan itu… seperti Allah yg memilki hak prerogatif(maaf kalo tulisannya salah) untuk memberikan hidayah kepada hambanya sehingga bertobat dan menjadi seorang muslim(mualaf)…apakah yesus tidak mempunyai kuasa atas hal itu??kalau dia memang benar Tuhan saya rasa dia punya,, dan gag perlu pake tawar-menawar untuk menjadikan seorang bertobat dan kembali ke jalan yg benar…
“akan beroleh hidup yang kekal.” apakah maksud anda hidup yg kekal itu hidup yg abadi selamanya??
statement no.7
saya pun menunggu saat2 indah itu,, saat2 dimana saya bisa bertemu dengan 25 Nabi utusan Allah dan yg paling utama adalah Nabi Muhammad SAW…
statement no.8
terima kasih atas penjelasannya..sekedar untuk instropeksi diri saja..pada bagian mana saya mengetikkan kalimat/pertanyaan retoris??
By: anonim on February 26, 2012
at 2:07 pm
Benar, Islam dan Kristen percaya kepada SATU TUHAN, tetapi keduanya (Aulloh swt dan Elohim) tidak sama ! Aulloh swt berbeda (bertolak belakang) dengan Elohim (YHWH, TUHANnya Abraham, Ishak dan Yakub).
Perbedaannya telah saya tulis diatas.
By: aishamuhammad on March 27, 2012
at 2:35 am
Perkenalkan saya muslim, tentunya saya umat islam.
Saya ingin menjelaskan tentang kebenaran islam..
- Pertama : dengan yesus, dalam sejarah manapun tidak ada yang menerangkan kematian yesus ingin di salib.. Tetapi, yesus di salib karena di tangkap oleh kelompok yudas atau musuh isa as yang bersiar agama islam.. Namun bersamaan akhirnya yudaslah yang mati dan nabi isa as hilang..
- Kedua : kalaupun yesus di salib dan dia bilang akan menebus dosa, maka anda tertipu. Karena dia sebelum mati dia menginginkan umat manusia berbuat salah didunia dan akan bersamanya hidup di neraka.. Cerita yesus sama dengan cerita gunung kemuskus dimana ada pangeran yang berzina dengan ibu kandungnya di gunung itu.. Lalu sebelum berzinah sudah ketahuan warga dan mereka terbunuh.. Sebelum kematian pangeran tersebut, pangeran berkata. Bahwa siapa yang bisa meneruskan perbuatanku niscaya akan aku kabulkan permintaanmu..
Dalam pikiran saya ” dia saja bisa mati di pukuli orang, bagaimana caranya dia mengabulkan permintaanku.”
- Ketiga : yang di maksud ALLAH SWT bersumpah benda lain itu wajar karena itu benda miliknya. Seperti, gunung sinai.. Istilahnya kalau anda gak percaya biarlah gunung sinai milik anda..
Seperti anda bersumpah, kalo gak percaya hp BB ku sebagai jaminan..
Semoga apa yang saya sampaikan bisa membuat anda bisa bertobat dan menjadi umat agama ISLAM..
By: Budy setiyawan on February 28, 2012
at 12:49 pm
Budi setiayawan. kamu sedang berTAQIYAH ISLAMIAH !
- Pertama : Yesus dan Isa adalah 2 individu yang berbeda.
Yesus Kristus mati disalib, sedangkan Isa as disulap oleh Aulloh swt dengan gaya David Copperfield, dengan menghilangkan Isa as dan menggantikannya dengan ORANG LAIN, BUKAN YUDAS !
Buktikan bahwa Yudaslah yang digantikan, untuk disalib ! Buktikan dengan Quran atau Hadis ! Silahkan.
- Kedua : yang tertipu oleh Muhammad saw adalah kamu dan muslim2 yang lain. Contoh : Menurut Alkitab, TUHAN itu SUCI maka dihadapannya (disurga) tidak ada yang najis (sesuatu yang kotor / tidak suci) dan tidak ada dosa.
Jadi menurut Alkitab, orang2 yang akan masuk kesurga adalah orang2 yang TIDAK BERDOSA. Lalu siapakah orang2 yang tidak mempunyai dosa itu ? Mereka adalah orang2 yang PERCAYA bahwa Yesus Kristus adalah TUHAN dan JuruSelamat mereka, serta melakukan perintah2 Yesus … dengan demikian orang2 itu telah diampuni dosa2nya oleh Yesus. Yesus telah membayar dosa2 orang2 itu dengan darahNYA yang tertumpah dikayu-salib.
Sedangkan Isa as diangkat kesurga oleh Aulloh swt dalam keadaan hidup sebagai manusia, berarti disurga islamiah, Isa as makan, minum dan berak. Bukankah tinja manusia adalah najis ? Tetapi disurga islamiah ada tinja atau hal2 yang najis.
- Ketiga : kamu setujukan kalau bersumpah berarti mengatas namakan sesuatu atau orang yang lebih tinggi dari dirinya. Contoh : Jika kita bersumpah di pengadilan, tentu kita tidak dapat bersumpah demi dompet kita atau demi rumah kita, melainkan kita bersumpah demi Tuhan. Itu berarti jika kita bohong dalam sumpah kita, maka yang kita jadikan saksi yaitu Tuhan, akan menghukum kita.
Tetapi Aulloh swt bersumpah terhadap sesuatu yang LEBIH RENDAH DARI DIRInya, yaitu ciptaannya.
Kalau kita ambil contoh : dipengadilan kamu bersumpah kepada yang lebih rendah dari kamu, bagaimana pengadilan mau percaya sumpah kamu, karena yang lebih rendah tidak dapat MEMPERTANGGUN-JAWABKAN, kalau kamu ternyata berbohong dalam sumpah mu !
Semoga kamu menyadari bahwa Islam adalah agama sesat !
By: aishamuhammad on March 27, 2012
at 2:51 am
emang kalo yesus sumpahnya demi apa??
By: roh wedus on April 8, 2012
at 10:47 am
menurut alkitab orang kristen disuruh sunat gag sih??
By: roh wedus on March 26, 2012
at 11:22 am