Posted by: islambertobat | June 29, 2012

Mairil, Tradisi Seks-sejenis di Pesantren



Judul : Mairil, Sepenggal Kisah Biru di Pesantren

Penulis : Syarifuddin

Penerbit : P_Idea, Jogjakarta

Cetakan 1 : 2005

Tebal : viii + 254

Igama – Selama ini dunia pesantren dikenal sangat lekat dengan nuansa agama. Setiap pagi, siang, sore hingga malam hari kegiatan-kegiatan yang diajarkan di pesantren selalu berkaitan dengan (pendalaman) agama. Ngaji, tadarus, shalat berjamaah adalah beberapa kegiatan rutin di dalamnya.

Namun, siapa yang mengira di balik kentalnya nuansa agama yang ada di pesantren ternyata menyimpan cerita-cerita miris yang sangat bertentangan dengan (doktrin) agama? Buku dengan judul Mairil, Sepenggal Kisah Biru di Pesantren yang ditulis oleh Syarifuddin ini mengungkap secara transparan perilaku-perilaku menyimpang di dunia pesantren, terutama yang berkaitan dengan penyimpangan seksual santri.

Ibarat lokalisasi, pesantren sering dijadikan tempat untuk menyalurkan hasrat libido santri pada santri lain. Bedanya, kalau di lokalisasi berlaku hukum pasar, yaitu terjadi transaksi antara penjual dan pembeli. Di pesantren kegiatan itu dilakukan secara sembunyi-sembunyi dan umumnya dilakukan di tengah malam ketika “korban” sedang tertidur lelap.

Yang lebih mencengangkan, praktik seperti ini dilakukan antarsesama jenis kelamin (laki-laki dengan laki-laki atau perempuan dengan perempuan). Seks antarsesama jenis kelamin inilah yang menjadi titik tekan buku ini. Di pesantren budaya ini bukanlah hal yang tabu, bahkan sudah mentradisi secara turun-temurun hingga kini. Sehingga sukar menghilangkan budaya itu karena sang pelaku dalam menjalankan aksinya sangat rapi, di luar pengetahuan orang lain.

Jangankan orang lain, kadang yang menjadi korban sendiri tidak menyadari kalau dirinya pernah dijadikan pelampiasan nafsu seks orang lain. Biasanya korban baru menyadari kalau dirinya telah menjadi pelampiasan seksual orang lain ketika bangun tidur. Karena hubungan seks ala pesantren bukan didasarkan suka sama suka tetapi secara sembunyi-sembunyi, ketika korban sudah terlelap.

Budaya itu kemudian dikenal dengan istilah nyempet dan mairil. Menurut penulis, nyempet merupakan jenis atau aktivitas pelampiasan seksual dengan kelamin sejenis yang dilakukan seseorang ketika hasrat seksualnya sedang memuncak, sedangkan mairil merupakan perilaku kasih sayang kepada seseorang yang sejenis (hlm. 25).

Perilaku nyempet terjadi secara insidental dan sesaat, sedangkan mairil relatif stabil dan intensitasnya panjang. Namun dalam banyak hal antara nyempet dan mairil mengandung konotasi negatif, yaitu sama-sama terlibat dalam hubungan seksual satu jenis kelamin.

Kondisi sosiologis dunia pesantren dengan pembinaan moral dan akhlak secara otomatis interaksi antara santri putra dan putri begitu ketat. Keseharian santri dalam komunitas sejenis, mulai bangun tidur, belajar, hingga tidur kembali. Santri bisa bertemu dengan orang lain jenis ketika sedang mendapat tamu. Itu pun jika masih ada hubungan keluarga.

Praktis, ketika ada di pesantren –terutama pesantren salaf (tradisional)– tidak ada kesempatan untuk bertemu dan bertutur sapa dengan santri beda kelamin.

Di samping tempat asrama putra dan putri berbeda, hukuman yang harus dijalankan begitu berat, bisa-bisa dikeluarkan dari pesantren, jika ada santri putra dan putri ketahuan bersama. Kondisi seperti inilah yang menyebabkan perilaku nyempet di kalangan santri di pesantren begitu marak (hlm. 31).

Perilaku nyempet dan mairil biasnya dilakukan oleh santri tua (senior), tidak jarang pula para pengurus atau guru muda yang belum menikah. Dari hasil penelitian penulis, kegiatan nyempet hanya terjadi ketika masih menetap di pesantren tetapi ketika sudah lulus dari pesantren budaya seperti itu ditinggalkan.

Terbukti, kehidupan mereka normal dan tidak ditemukan kasus mereka menjadi homo atau lesbi. Mereka semua berkeluarga dan mempunyai anak. Karena orang yang melakukan itu hanya iseng bukan tergolong homoseksual (bagi kaum laki-laki) atau lesbian (bagi kaum wanita). Mereka melakukan penyimpangan seks itu sekadar menyalurkan libido seksualnya yang memuncak.

Umumnya yang menjadi korban nyempet dan mairil adalah santri yang memiliki wajah ganteng, tampan, imut, dan baby face. Hampir pasti santri (baru) yang memiliki wajah baby face selalu menjadi incaran dan rebutan santri-santri senior. Bahkan tidak jarang antara santri yang satu dan santri yang lain terlibat saling jotos, adu mulut, bertengkar (konflik) untuk mendapatkannya.

Di pesantren berlaku hukum tidak tertulis yang harus dijalankan bagi orang yang memiliki mairil. Misalnya jika si A sudah menjadi mairil orang, maka si mairil tersebut akan dimanja, diperhatikan, diberi uang jajan, uang makan, dicucikan pakainnya, dan sebagainya; layaknya sepasang kekasih (pacaran). Jika si mairil dekat dengan orang lain pasti orang yang merasa memiliki si mairil tersebut akan cemburu berat.

Kelebihan buku ini adalah penulis mampu menceritakan pelaku nyempet dan mairil dalam suasana santai, kocak, tetapi serius. Gaya penulisanya bertutur hampir menyerupai novel. Misalnya ketika penulis menceritakan tentang santri bernama Subadar yang akan nyempet santri lain.

Di beranda joglo masjid tanpa penerangan lampu, Subadar sambil berpura-pura tidur, terus merangsek mendekati santri yang masih kecil yang beberapa hari terakhir menjadi incarannya. “Harus bisa,” gumam Subadar dalam hati.

Namun naas nasibnya kali ini, baru saja mulai angkat sarung korban, tiba-tiba lampu beranda joglo dinyalakan petugas piket yang seketika itu membuat Subadar terkejut bukan kepalang…

Penulis buku ini tentu paham betul tentang budaya nyempet dan mairil yang ada di pesantren. Karena dia juga pernah mengenyam pendidikan di pesantren Wonorejo dan Jombang, Jawa Timur.

Boleh dikatakan buku ini adalah hasil temuannya langsung saat dia hidup di dunia pesantren selama kurang lebih enam tahun lamanya. Membaca buku ini kita akan terkejut dan mengernyitkan dahi, “Ah yang bener aja.”

Meski peristiwa yang diceritakan dalam buku ini lebih mengandalkan inprovisasi penulis, pembaca bisa melacak sendiri bahwa peristiwa seperti ini dalam dunia pesantren, terutama saat malam menjelang, benar adanya. Atau boleh jadi mereka yang pernah dibesarkan di pesantren akan tersenyum kecut atau mengakui dan menyangkal peristiwa kebenaran cerita ini. (Ditulis oleh Zamaahsari A. Ramzah, mahasiswa FISIPOL, Universitas Muhammdiyah Yogyakarta, alumnus Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo)

About these ads

Responses

  1. wow kereeen

    • saya yakin ini blok pengalaman pribadi kayaknya sih bukan dipesantren tapi di gereja yg dilakukan para suster dan parturnya
      maklum mereka kan tdk punya pasangan.
      mau melawan kodrat.
      OOOOOO …….. tdk mungkin
      mereka manusia bukan malaikat
      yakin mereka bisa menahan syahwat !
      bulsit !
      makanya jln satu satunya ya ???!!!!!!!………..
      sama – sama butuh jadinya ya !!!!!! …..
      hi hi hi mau apa kang pastur ?
      ha ha ha ya mau yg itu dik suster
      kamu jg pengen to ?????
      so pasti dr pada pakai alat yg lain kang pastur !!!!
      hi hi ha ha hi hi ha ha hi hi ha ha
      ternyata enak yaaa !!!!!! Wau nikmatnya !!!
      jgn lupa besok lagi ya ?
      jelas dong kang pastur aku mau tapi jgn bilang siapa – siapa ya !!!!!!!
      oce dik suuuusssstttteeerrrrrku yg baik.

      • Blami…saya rasa penulis artikel ini nggak sembarangan…kenapa sich kalina kok susah menerima kenyataan, bisanya cuma membalik-balikan

    • Kalau memang hal tsb terjadi, sy sangat prihatin dan hanya beristighfar, semoga mereka diampuni kesalahannya, dan diberikan petunjuk. Perbuatan kurang terpuji dapat terjadi dimanapun, termasuk di tempat ibadah. Namun hal tsb jangan digeneralisir bahwa hal tsb terjadi pada semua santri dan terjadi di semua pesantren. Kejadian serupa mungkin bisa juga terjadi atau pernah terjadi di rumah ibadah non-islam krn pd dasarnya bisikan setan bisa terjadi dimanapun dan bisa menimpa siapapun termasuk para nabi. Tergantung pada kita masing2, seberapa kuat kita mampu membentengi atau melindungi diri dari bisikan, hasutan, ajakan setan untuk menjadi temannya kelak di neraka.

      • Baru saya baca komenmu yang santun…

      • ardi……. lu ternyata bs juga nulis komen yg santun

  2. ouw.. ouw… ouww…

  3. buku bisa didaptkan dimana ya?? kalau ada info bisa call me…..

  4. “Mereka melakukan penyimpangan seks itu sekadar menyalurkan libido seksualnya yang memuncak.”

    kata “penyimpangan seks” saya rasa lebih tepat diganti dengan “perilaku seksual”

  5. aNa hanya sampaikan, ketika ada SUMUR, pasti ada tempat peceran (air kotor habis dari mandi).
    silahkan cari hal di dunia ini yang hanya berdiri sendiri………!!!!
    ketika ada baik, pasti ada yang jelek, ketika ada surga juga ada neraka.
    bila qamu memandang sesuatu dengan su’udzon, akan jelek semua, maka dari itu islam mengajarkan husnudzon….,,

    bila kalian ingin cari tempat yang terjamin kesuciannya dhohir bathien, silahkan kesurga, tapi lewatnya mati dulu…,,

    jangan menghina pondok pesantren, jangan menghina santri………..
    hati hati,,
    karna nama lainnya ponpes adlh majlis ‘ilmu…

    WaAllhu ‘alam bissowab
    Wassalam

    • Bukan menghina, tapi itu harus jadi bahan buat introspeksi diri

      • ya benar tuk introspeksi diri agar jadi lebih baik

  6. ponpesnya bubarin aja, klo emang ada kejadian kyk gitu, penulisnya harus berani lapor ke dinas pendidikan..biar di tutup tuh ponpes.. masak biarin hal yg gak bener terus terjadi

  7. Hey kmu pnulis tdk brtnggung jwab klo mmang ada silakan buktikan dn prlu kmu tau tlah bnyak psantren yg sya kaji ilmunya dn trnyta sgt jauh dri tuduhdn2 kji sprti itu..!
    Hti hti klo bicara bung jgn asal trknal aja sungguh kmu tkkan mndpatkan ktnangan…

    • Mukmin, belajar introspeksi diri lah….

    • sama2lah kedua belah pihak harusnya introspeksi diri

  8. ikut komen yaahh .. cz q prnah jd korban keganasan santri2 itu .. jujur q pnh jd pemuas nafsu anak2 santri itu ,,, bahkan smp bbrp mlm mereka bergiliran yidur bersamaku .. :)

    • maaf jika benar bisa d sebut itu pesantren apa?
      ingat teman semua yang kita perbuat, yang qta katakan kelak akan dipertanggung jawabkan di yaumul akhir nanti…

  9. Allah maha tahu siapa yang benar,, bukadan saya yakin siksa Alloh jauh lebih kejam di yaumul akhir nanti..

    • Semoga Allah memberikan balasan yang pantas bagi orang-orang yang zalim.. InsyaAllah para santri n santriwati semuanya tahu akhlak, etika, dan budi pekerti.. saya juga pernah jadi santri n saya bangga.. kami juga tahu akhlak, etika n budi pekerti tentang yang baik n yang buruk, yang halal yang yang haram.. jika yang d katakan itu benar.. mereka bukan santri atau santriwati, karena mereka terlalu hina.. tidak ada yang ingin saya salahkan.. saya hanya menghujat siapapun yang zalim.. semoga Allah memberikan siksa yang keji pada siapapun yang zalim

      • semoga yg zalim diberikan petunjuk olehNYA dan diampuni kesalahanNYA

      • amien…

  10. Luar biasa dengan kitab suci umat Kristen yang satu ini, hahahaah… bertobatlah kalian semua hai orang kristen.. karena terdapat lebih dari 200 kontradiksi Alkitab (Bible) yang dapat dengan mudah kita temukan disana. Ini mengindikasikan bahwa 100% isi Bible bukan wahyu dari Allah, melainkan kitab suci korup dan kitab suci editan pendeta. Dibawah ini adalah daftar kontradiksi Bible yang telah berhasil saya kumpulkan dan terjemahkan dari berbagai sumber. Selamat menikmati.

    Kejadian 19:30-38 Lot mabuk dan menghamili dua orang putri kandungnya sendiri, dan memiliki anak hasil incest; VERSUS
    2Petrus 2:7 Lot adalah orang yang benar, tidak mengenal hawa nafsu setan, dan taat pada Hukum.

    Kisah 9:7 (mendengar suara, tidak melihat) Versus Kisah 22:9 (tidak mendengar suara, melihat cahaya).

    Matius 11:13-14, 17:13 (Elias adalah Yohanes si Pembaptis) VERSUS Yohanes 1:21 (Elias adalah bukan Yohanes si Pembaptis).

    Matius 21:12-18 Yesus pergi ke kuil sebelum melihat pohon Ara
    Markus 11:12-15 Yesus ke kuil setelah melewati pohon Ara.

    Matius 27:32, Lukas 23:26, Markus 15:21 (Simon lah yang membawa Salib) VERSUS Yohanes 19:17 (Yesus lah yang membawa salib).

    Markus 15:23 (memberi anggur bercampur mur untuk diminum) VERSUS Matius 27:34 (memberi anggur bercampur empedu untuk diminum).

    Manusia dapat melihat Tuhan (Amos 9:1; Kejadian 26:2; Keluaran 23:33, Keluaran 33:11, Kejadian 32:30,
    Kejadian 12:7, Kejadian 17:1, Kejadian 18:1, Keluaran 3:16, Keluaran 6:2-3, Bilangan 12:7-8, 14:14, Job 42:5, Amos 7:7-8); VERSUS manusia tidak dapat melihat Tuhan (Yohanes 1:18, Keluaran 33:20; 1 Yohanes 4:12; 1 Timotius 6:16)

    Bani Israel akan selalu hidup (Maleakhi 3:6) VERSUS Bani Israel akan musnah (Yeremia 6:9-30, Yehezkiel 6:11).

  11. kasihan heri ya, seperti rata2 orang muslim, selalu mengalihkan pembicaraan yang menunjukkan ketidakmampuan berargumen,Pasti ngetik komen nya penuh amarah seperti rata2 orang muslim .Kenapa ya …orang muslim emosional …padahal sudah latihan menahan amarah sebulan setiap tahun……

    • mungkin hery tdk dlm kapasitas untuk menjawabnya, dari pd memberikan tanggapan yg malah bs menyesatkan. Namun sebagai orang yg bijak, walaupun pembicaraannya dialihkan, bila ada pertanyaan yg terkait anda sebaiknya juga ditanggapin, tdk juga mengalihkan ke yg lain. Jadi ….sama saja.

  12. Menurut saya …karena tidak ada ajaran kasih ……

    • Ajaran kasih jelas ada dalam islam, namun tidak semua muslim mengamalkan dan melaksanakannya secara benar.

  13. salam,
    sebuah fenomena nih… bukan berarti semua santri atau semua ponpes sepert itu… halo bung syarifuddin…. bila emang terjadi pasti ente yang ngelakuin ya? bener-bener nih orang gak tau diri….

    kalo ada masalh pribadi jangan langsung mencap semua ponpes begitu… hati-hati …

    bila masih belum faham aqidah belajarlah aqidah dulu…. banyak divisi keilmuan dari agama ISLAM yang HAQ adanya… tidak seperti ajaran kristiani yang sekarang sudah kebanyakan BATHIL….

    bila disandingkan dengan Al-Quran injil sekarang hanyalah buatan dan karangan manusia saja let me know where.and when bible made? Who Made it? Lucas… Yohannes?

    Sementara Al-quran diturunkan tidak berbetuk BUKU! tetapi dalam bentuk ayat yang dihafal dan ditulis berbetuk mushaf satu demi satu….

    Sekali lagi beritahu saya siapa pendeta yang pinter khotbah yang hafal injil?

    Bukti bahwa ayat injil banyak yang palsu dan saling berselisih cek nih….

    Samuel ke II pasal 8 ayat 9,10 bandingkan dengan tawarikh yang pertama pasal 18 ayat 9!

    Bila memang injil itu benar pasti tidak ada satu kesalahan didalamnya…
    namun bila palsu dan karangan manusia pastilah banyak kesalahan yang ada karena yang HAQ datangnya hanya dari ALLAH SWT.

  14. saya dari pesantren, semua itu fitnah keji dari orang2 yang putus asa tidak bisa menghancurkan islam. islam adalah agama yang benar, alquran tdk pernah berubah dan dirubah oleh siapapun. marilah kita pelajari islam secara mendalam supaya hati kita menjadi tenang

  15. hahaha….kenapa Biara di Tulis Pesantren ??? bukankan seks sejenis itu budaya YAHUDI ????

  16. yang mengaku ngaku jebolan pesantren banyak, yang mengaku ngaku mantan ustad atau kyai banyak. Percaya begitu saja tanpa bukti2, bodoh banget.

  17. saya 3 tahun di asrama pesantren, TIDAK ada yang benar yang di bilang si pengarang bebas ini, atau jangan2 maksud nya di gereja kaliii, si pastur vs biarawati, tempat penyalur hasrat.. yang tak boleh nikah, kasiaaan deh manusia, nikah kok dilarang,, muncul deh kisah perzinahan pastur vs biarawatinya

  18. Penulis nya non muslim, Yg hanya ingin memperburuk citra Islam/pesantren aja..!!

  19. Jangan menghina santri,,,!!!!!Santri adlh pewrs para,,,,,,g mngkn pwris nabi mlakukan hal yg sbejat itu,,,,,,

  20. berjiwa besar tuk menerima kenyataan,,
    5th di ponpes.
    gak semua tp jelas ada.
    ,,callme bisa saya uraikan pengalaman saya.

  21. bagi penulis ataupun anda semua ,yg berminat sharing atau tukar pendapat mslh ini bisa hubungi saya….saya pernh membela temen yg menjadi korban .tp pada akhrnya saya di musuhi bnyak pihak.
    knp saya gak lapor polisi ??
    karna saya mencintai ponpes saya,krn saya mencintai teman2 saya ,sy jg menghormati Kyai sy..
    waktu mengetahui keadaan kya gini ^simalakama- bagi sy waktu itu,,^

  22. sudah jelas tapi tetap terkubur kan santrinya udah pada di doktrin

  23. orang celaka sedang bicara

  24. Goods book.

  25. Memang betul ada santri pesantren seperti itu tp ga semua,korbannye gw di ponpes almasturiah sukabumi akang” anjing yg dah renggut masa depan gw dgn paksa demi Alloh semua orang yg dah perkosa gw thn 1992 gw doain hancur seluruh keturunan loe jd bejad seperti kalian dah ngerusak tubuh gw bangsat

  26. Bertobatlah kawan. Jangan menyebarkan berita bohong

  27. To. All

    – Alkitab itu bukan Injil, tetapi kitab palsu buatan Paulus dan kelompoknya

    -Yesus itu bukan Tuhan, tetapi tuhan palsu hasil musyawarah Nicea tahun 325M yang dipelopori oleh Paulus, utusan gereja dan para pendeta (kejadian ini terkenal dengan pembantaian kaum nasrani yang tidak setuju bahwa tuhan itu yesus

    -Agama kristen itu bukan ajaran dari para Nabi Allah, tetapi ajaran palsu yang diciptakan oleh paulus (katolik) dan martin luther (protestan)

    Tidak perlu menghina , tidak perlu meng-fitnah, nih saya tampilkan bahwa terbukti Alkitab adalah ayat-ayat palsu karangan paulus dan kelompoknya:

    I. AYAT-AYAT PORNO DALAM ALKITAB

    1. ayat-ayat jorok tentang seksual (Yehezkiel 23:1-21)
    2. ayat-ayat porno yang bugil-bugil (Yehezkiel 16:22-38)
    3. Tuhan menyebut buah pelir (Ulangan 23:1-2)
    4. Nabi Hosea disuruh Tuhan untuk mencintai perempuan yang suka
    bersundal dan berzinah (Hosa 3 :1)
    5. Kisah onani & masturbasi oleh leluhur yesus (Kejadian 38:8-9)
    6. Rayuan kepada perempuan dengan menyebut susu dan buah dadanya dan ingin memegangnya (Kidung Agung 4:1-7), (7:6-13)

    II. ALKITAB MELECEHKAN KITAB INJIL

    1. Nabi Nuh mabuk-mabukan sampai teler dan bugil (Kejadian 9:30-38)
    2. Nabi Daud melakukan skandal seks dengan Batsyeba (II Samuel 11:2-27)
    3. Nabi Luth menghamili kedua putrinya (Kejadian 19:30-38)
    4. Nabi Yakub bersekongkol deng ibu kandungnya untuk membohongi dan
    menipu ayah kandungnya (Kejadian 27:1-46)
    5. Yehuda (putra Nabi Yakub) melakukan skandal seks dan menghamili
    menantunya sendiri (Kejadian 38:13-19)
    6. Absalom (putra Nabi Daud) memperkosa gundik ayah kandungnya
    sendiri (II Samuel 16:21-23)
    7. Amnon (putra Nabi Daud) memperkosa saudara perempuannya sendiri
    (II Samuel 13:7-14)
    8. Ruben (putra tertua Nabi Daud) melakukan hubungan seks dengan istri
    gundik ayahnya (Kejadian 35 :22)
    9. Nabi Sulaiman (salomo) tidak taat kepada Tuhan karena lebih mencintai
    700 istrinya dan 300 gundiknya (I Raja-Raja 11:3)
    10.Nabi Harun membuat dan menyembah patung emas (Keluaran 32:2-4)
    11.Nabi Isa mengutuk pohon ara yang tidak berbuah (Markus 11:12-14),
    bandingkan juga (Yohanes 2:4), (Yohanes 7:8-10)

    III. ALKITAB MELECEHKAN TUHAN

    1. Tuhan jorok menyuruh makan tahi (Yehezkiel 4:12-15)
    2. Tuhan menyesal & pilu hati (Kejadian 6:5-6) juga baca (Keluaran 32:14)
    3. Tuhan megap-megap dan mengerang kesakitan seperti perempuan yang
    sedang melahirkan (Yesaya 42:13)
    4. Roh Tuhan melayang-melayang dan terapung diatas air (Kejadian 1:1-2)
    5. Tuhan kelihatan alas kakiNya (Keluaran 24:10)
    6. Tuhan merasa jenuh dan bosan (Yeremia 15:6)
    7. Tuhan petak-umpet dengan Nabi Adam (Kejadian 3:8-10)
    8. Tuhan besanan dengan manusia (Kejadian 6:2)
    9. Tuhan kalah dalam duel melawan Yakub (Kejadian 32:28)
    10. Tuhan bersiul memanggil manusia (Zakharia 10:8)
    11. Tuhan lelah, kepayahan dan kecapeian (Keluaran 31:17)
    12. Tuhan bersuit (Yesaya 7:18), baca juga (Yesaya 5 :26)
    13. Tuhan menengking (Yeremia 25 :30)
    14. Tuhan menyuruh mencintai pesundal (pelacur) (Hosea 3:1)
    15. Tuhan kelihatan punggungnya (Keluaran 33:23)

    -Ini hanya sebagian kecil bukti bahwa alkitab bukan kitab suci melainkan kitab palsu buatan paulus dan kelompok-kelompoknya.
    -Masih sangat banyak ayat-ayat palsu yang ditulis dalam alkitab itu, jika dibutuhkan akan saya tampilkan lagi.
    Wallahu’alam bishowab,…

    KESIMPULAN :

    – Alkitab itu bukan Injil, tetapi kitab palsu buatan Paulus dan kelompoknya

    -Yesus itu bukan Tuhan, tetapi tuhan palsu hasil musyawarah Nicea tahun 325M yang dipelopori oleh Paulus, utusan gereja dan para pendeta (kejadian ini terkenal dengan pembantaian para nasrani yang tidak setuju bahwa tuhan itu yesus)

    -Agama kristen itu bukan ajaran dari para Nabi Allah, tetapi ajaran palsu yang diciptakan oleh paulus (katolik) dan martin luther (protestan)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 231 other followers

%d bloggers like this: