- BINCANG-BINCANG SOAL ISU:”YESUS TIDAK MATI DISALIB”
- BINCANG-BINCANG SOAL ISU: “YESUS ITU TUHAN”
- BINCANG-BINCANG SOAL ISU: “TUHAN TRITUNGGAL”
- BINCANG-BINCANG SOAL ISU: ALKITAB-MU PALSU
- BINCANG-BINCANG SOAL ISU : “YESUS ITU ANAK ALLAH”
Sumber: ISMAIL… Saudaraku: Bincang-Bincang Tentang Tudingan dan Salah Paham, Umar Tariqas, Reach Catalog, Jakarta, Cape Town. Penerbitan awal dengan judul: :”Bagaimana Mengatasi Penolakan Muslim”, 2005, Fitrah Eden.
Beberapa keterangan Alkitab dalam Kitab Yohanes menyebut konsep “Roh Kebenaran”. Interpretasi Kristen tradisional menyamakan “Roh Kebenaran” ini dengan “Roh Kudus”. Berikut petikan YOHANES:
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
14:17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
15:26. Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.&nbs p;
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Keterangan2 Alkitab di atas dengan jelas mengaitkan Roh Kebenaran dengan penyampaian wahyu/pesan dan ilham dari Allah, dan dijelaskan bahwa Roh Kebenaran “tidak akan berkat a2 dari diri-Nya sendiri, tetapi akan mengatakan segala sesuatu yang didengar-Nya” dari Allah. Dengan kata lain, ayat2 dari Yohanes ini dengan jelas mengisyaratkan bahwa Roh Kebenaran, Roh Kudus, tunduk kepada Allah, dan bukan mitra yang sejajar dengan-Nya. Ini berarti bahwa Roh Kebenaran “tidak akan berkata2 dari diri-Nya sendiri, tetapi akan mengatakan segala sesuatu yang didengar-Nya” dari Allah. Dijelaskan juga dalam ayat Yohanes di atas, bahwa “dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia”. Ini berarti bahwa Roh Kebenaran tersebut adalah makhluk ghaib yang hanya bisa dilihat oleh orang2 tertentu pilihan Allah.
Roh Kebenaran melaksanakan tugas yang sama, menyampaikan wahyu/pesan, dengan Malaikat Gabriel. Oleh karenanya, diisyaratkan bahwa Gabriel adalah Roh Kebenaran, dan bahwa Roh Kebenaran adalah Roh Kudus. Jika Gabriel adalah penyampai wahyu, dan jika Roh Kudus adalah Roh Kebenaran, maka Gabriel adalah Roh Kudus.
Adapun maksud dari frasa “ia akan bersaksi tentang aku” dalam Yohanes 15:26 di atas adalah bahwa Roh Kebenaran/Roh Kudus/malaikat Gabriel akan memberikan wahyu kepada Yesus dan kepada Nabi Muhammad tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pengutusan Yesus untuk Bani Israel.
Identifikasi Roh Kudus/malaikat Gabriel dengan jelas bisa dilihat dalam Alkitab hanya dengan mengontraskan dua ayat dalam MATIUS dengan LUKAS yang masing2 membahas penyampai pesan/berita gembira dari Allah kepada Maria. Dalam ayat Matius, Gabriel diidentifikasi dengan gelarnya, Roh Kudus, sebagai penyampai berita gembira kepada Maria. Dalam ayat Lukas, Gabriel diidentifikasi dengan namanya sebagai penyampai berita gembira kepada Maria. Berikut petikan MATIUS dan LUKAS:
MATIUS 1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
LUKAS 1:26-27 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret, kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
By: MR Pertanyaan on April 14, 2011
at 3:27 pm